“Keset”

Mari masuk.. dan injak..yah.. matras di depan pintu masuk itu adalah aku
Yang mengeluh tak terdengar, yang mengaduh terbiar
Kau tau.. kau sangat tau.. itu aku yang di depan pintu
Kau injak dan tak kau perdulikan.
Ah ya.. bagaimana rupaku? Berantakan? Kotor? Tak terurus?
Ah yaa… kau pasti mengatakan sesuatu yang tak mampu kucerna dengan baik
Ah aku ingat kau bilang kau cinta bukan? Kau bilang ingin bersamaku bukan?
Yang tak kusadari , aku hanya matras di depan pintu rumahmu, kotor berdebu, kelam dan beku,
Panas dan hujan, badai dan terang, aku tetap disana.
Ah kau kejam sekali..
Bukan…bukan karena kau membuatku membencimu
Tapi kau membuatku membenci diriku .

Salam…
“matras di depan pintu rumahmu – keset”

Advertisement

About wiedwied

I am no longer single, living in Mid Cosmo City called Medan. I believe working has to be our deep desire to make a real success. One of my desire is writting. I hope my writting could help others to look different experience through my eyes through my heart. Yippie!
This entry was posted in Is it L O V E?. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s